Apa yang Anda bayangkan melihat sebuah keluarga, ayah, ibu dan 4 orang anak? Si bapak punya perusahaan percetakan, hubungan dengan banyak pejabat, mobilnya 4 Panther Grand Touring, Nissan Terrano, BMW dan Kijang Krista. Rumah mentereng. Istrinya sangat menggairahkan untuk ukuran ibu beranak 4. Super singset dan kinclong. Sesekali melakukan perawatan di salon-salon terkenal bahkan hingga ke Singapura. Anak pertama dan kedua SMA, ketiga dan ke empat masih balita. Jangan ditanya mainannya, buat yang tingkat SMA gonta ganti HP bermerk adalah semudah membeli permen.
Apa yang Anda bayangkan? …. (bayangkan dulu..)
So ideal dan bahagia? Hehe.. WYSINWYT.. what you see is not what you think. Keluarga itu, si bapak adalah rekanan dari para pejabat korup di daerahnya. Percetakannya jadi langganan pemalsuan dokumen-dokumen yang diperlukan. Si istri sengaja ‘didandani’ sedemikian rupa untuk dijadikan umpan pejabat yang ‘doyan’ dengan istrinya demi melancarkan loby-lobynya. 2 anak yang sudah besar adalah hasil pernikahannya sementara 2 anak yang masih balita itu adalah hasil ‘hubungan’ si istri dengan partner kerja suaminya atas sepengetahuan si suami.
Kondisi terakhir yang sempat sampai beritanya kepada saya tadi sore, korupsi para pejabat di daerah itu terkuak. Para pejabatnya masuk pengadilan, percetakan si bapak itu ditutup.
Wow… speakless.
(Cerita nyata disebuah kota di Jawa Timur)
|